Web Tanpa Tabel

CSS memungkinkan kita mendesain web tanpa tabel,  bahkan lebih dinamis dan cooool

berikut pengertian dan sekilas tentang css (ngopy dari wikipedia) hehe…

http://id.wikipedia.org/wiki/CSS

CSS

Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup. Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML. Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL. Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).

CSS digunakan oleh penulis maupun pembaca halaman web untuk menentukan warna, jenis huruf, tata letak, dan berbagai aspek tampilan dokumen. CSS digunakan terutama untuk memisahkan antara isi dokumen (yang ditulis dengan HTML atau bahasa markup lainnya) dengan presentasi dokumen (yang ditulis dengan CSS). Pemisahan ini dapat meningkatkan aksesibilitas isi, memberikan lebih banyak keleluasaan dan kontrol terhadap tampilan, dan mengurangi kompleksitas serta pengulangan pada stuktur isi.

CSS memungkinkan halaman yang sama untuk ditampilkan dengan cara yang berbeda untuk metode presentasi yang berbeda, seperti melalui layar, cetak, suara (sewaktu dibacakan oleh browser basis-suara atau pembaca layar), dan juga alat pembaca braille. Halaman HTML atau XML yang sama juga dapat ditampilkan secara berbeda, baik dari segi gaya tampilan atau skema warna dengan menggunakan CSS.

Sintaks

Sintaks CSS terdiri dari tiga bagian: pemilih atau selektor (selector), sifat atau properti (property), dan nilai (value). “Selektor” biasanya adalah elemen atau tag HTML yang akan didefinisikan, “properti” adalah atribut yang akan diganti dengan “nilai” tertentu. Properti dan nilai dipisahkan dengan tanda titik dua (:) dan keduanya diapit oleh tanda kurung kurawal ({).Jika suatu nilai mengandung spasi, nilai tersebut harus diapit dengan tanda petik ("). Untuk memberikan lebih dari satu properti bagi suatu selektor, pisahkan setiap kombinasi “properti:nilai” dengan tanda titik koma (;). Untuk membuat definisi gaya lebih mudah dibaca, definisi tiap properti dapat dilakukan per baris.

Contoh:

p { color: black }
div { font-family: "sans serif" }
pre { text-align:center; color:red; }
blockquote {
  text-align: center; 
  color: black; 
  font-family: arial 
}

Huruf dan teks

Pengaturan jenis huruf serta format tampilan karakter, spasi, kata, dan paragraf merupakan salah satu penggunaan umum lembar gaya dan dapat diatur dengan properti-properti berikut ini:

  • font-family
  • font-style
  • font-variant
  • font-weight
  • font-size
  • font
  • text-indent
  • text-align
  • text-decoration
  • text-transform
  • letter-spacing dan word-spacing
  • line-height dan vertical-align
  • white-space

Warna dan latar

Pengaturan warna dan latar tampilan dilakukan dengan properti-properti berikut:

  • color
  • background-color
  • background-image
  • background-repeat
  • background-attachment
  • background-position
  • background

Format visual

Format visual elemen dokumen HTML diatur dengan properti-properti:

  • width dan height
  • top, right, bottom, dan left
  • margin, border, dan padding
  • float dan clear
  • position
  • display dan visibility
  • z-index
  • overflow dan clip

Posted on Desember 24, 2007, in Tugas. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: