Belajar Konfigurasi Router Cisco dengan Toggit Router Simulator
Karena router cisco mahal, untuk sekedar belajar dan memahami cara kerja router cisco alternatifnya adalah mengunakan Toggit (Router Simulator) yang dirancang untuk menirukan input dan output umum menggunakan Cisco Router
klik disini untuk download
Gambar Network Plan
Definisi Router
Router adalah sebuah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari sebuah network ke network yang lainnya (baik LAN ke LAN atau LAN ke WAN) sehingga host-host yang ada pada sebuah network bisa berkomunikasi dengan host-host yang ada pada network yang lain. Router menghubungkan network-network tersebut pada network layer dari model OSI, sehingga secara teknis Router adalah Layer 3 Gateway –Cisco Router bisa juga menjadi Layer 4 Gateway jika Router tersebut mengimplementasikan ACL–. Router bisa berupa sebuah device yang dirancang khusus untuk berfungsi sebagai router (dedicated router), atau bisa juga berupa sebuah PC yang difungsikan sebagai router.
Network Interface
Network Interface adalah sebuah Interface yang berfungsi untuk menyambungkan sebuah host ke network. Network Interface adalah perangkat keras yang bekerja pada layer 1 dari Model OSI. Network Interface dibutuhkan oleh Router untuk menghubungkan Router dengan sebuah LAN atau WAN. Karena Router bertugas menyambungkan network-network, sebuah router harus mempunyai minimal 2 network interface. Dengan konfigurasi minimal ini, router tersebut bisa menghubungkan 2 network, karena masing-masing network membutuhkan satu network interface yang terhubung ke Router.
Mengkonfigurasi Router
Router tidak mempunyai layar monitor untuk berinteraksi dengan network administrator, oleh karena itu, kita membutuhkan sebuah PC untuk men-setup sebuah router.
PC tersebut harus disambungkan ke router tersebut dengan salah satu dari cara berikut:
• melalui console port
• melalui Network
Tingkat akses perintah
Untuk tujuan keamaan, perintah-perintah yang bisa dijalankan dari CLI dibagi menjadi 2 tingkat akses, yaitu:
• User Mode
• Privileged Mode
User Mode ditujukan untuk melihat status router. Perintah-perintah yang diizinkan pada mode ini tidak bisa mengubah konfigurasi router, sehingga mode ini lebih aman ketika seorang network administrator hanya ingin melihat status router dan tidak ingin mengubah konfigurasi.
Privileged Mode mempunyai tingkat akses yang lebih tinggi. Dengan mode ini, network administrator bisa mengubah configurasi router. Oleh karena itu, mode ini sebaiknya digunakan dengan hati-hati sekali untuk menghindari perubahan yang tidak diinginkan pada router tersebut.
Saat log on ke router pertama kali, anda akan masuk pada user mode, dengan prompt berupa tanda (>). Untuk berpindah dari user mode ke priviledge mode, anda harus mengeksekusi perintah enable pada prompt. Prompt akan berubah menjadi tanda (#) ketika anda berada pada Privilged mode. Untuk kembali ke user mode dari priviledge mode, anda harus mengeksekusi perintah disable pada command prompt.
Contoh pada toggit :
Mengamankan Router dengan Password
Untuk menyulitkan orang yang tidak berhak mengubah dan mengacau konfigurasi router, maka router tersebut perlu dilindungi dengan kata sandi (password).
Password untuk console
Jika password diaktifkan pada console, maka user tidak bisa begitu saja mendapatkan akses ke router melalui console tanpa menuliskan password console terlebih dahulu. Untuk melakukan hal ini, diperlukan perintah line console 0 diikuti dengan perintah login dan password dalam konfigurasi router.
Contoh : membuat password untuk console
Router yang dikonfigurasi seperti contoh akan meminta password ketika user mencoba mendapatkan akses melalui console. Dan passwordnya adalah rahasia.
Password untuk Virtual Terminal
Virtual Terminal ini akan digunakan ketika user ingin mendapatkan akses melalui jaringan dengan applikasi telnet. Password Virtual Terminal ini harus dikonfigurasi sebelum user bisa mendapatkan akses melalui jaringan. Tanpa password, koneksi melalui jaringan akan ditolak oleh router dan router akan memberikan pesan berikut:
Password required, but none set
Contoh : memperlihatkan bagaimana caranya mengkonfigurasi password pada Virtual Terminal.
Pada contoh, router akan meminta password ketika diakses lewat jaringan. Dan password untuk virtual terminal tersebut adalah coba. Angka 0 pada baris line vty 0 4 menunjukkan nomer awal virtual terminal, dan angka 4 menunjukkan nomer terakhir dari virtual terminal. Oleh karena itu, perintah tersebut memperlihatkan bahwa router tersebut mengizinkan 5 koneksi melalui virtual terminal pada waktu yang bersamaan.
Password untuk mode priviledge
Setelah user menuliskan password dengan benar untuk mendapatkan akses ke router baik melalui jaringan ataupun console, maka user akan memasuki user mode.
Jika password untuk mode priviledge dikonfigurasi, maka user juga harus menuliskan password lagi untuk masuk ke mode itu.
Perintah yang digunakan untuk memberi password pada mode ini adalah enable password, atau enable secret.
Perbedaan antara kedua perintah tersebut adalah bahwa perintah enable secret membuat password-nya terenkrip sedangkan enable password tidak. Kedua perintah tersebut juga bisa dituliskan kedua-duanya dalam mode konfigurasi global, dan keduanya juga bisa mempunyai password yang berbeda. Namun jika keduanya diletakkan pada konfigurasi, maka password pada enable secret yang akan digunakan untuk memasuki privileged mode.
Contoh : mengkonfigurasi enable password
Tampilan ketika akan masuk ke previledge mode setelah password di aktifkan :
Contoh : mengkonfigurasi enable secret
Dalam konfigurasi router, sebuah perintah bisa dihapus dengan menambahkan perintah no pada mode konfigurasi. Dengan demikian, untuk menghapus password pada contoh dapat dilakukan dengan perintah seperti yang tampak pada contoh berikut
Contoh : menghapus password enable secret
Setting Interfaces
Melihat interface ethernet0
Terlihat bahwa line protocol-nya down
Melihat interface serial0
Line protocol-nya juga down
Untuk melihat konfigurasi yang sedang berjalan
Terlihat juga bahwa tidak ada protocol yang ditampilkan
Masuk ke configuration mode
Untuk masuk ke mode interface configuration untuk ethernet ketikkan perintah #interface ethernet0
Lihat gambar Network Plan. Network interface router mempunyai ip address 172.10.0.1. Kita akan memasukkan alamat ip tersebut dan default subnet mask pada initerface ini.
Penjelasan perintah di atas :
# ip address 172.10.0.1 255.255.0.0 > memasukkan alamat ip dan default subnet masknya
#no shutdown > mengaktifkan interface
#exit > keluar dari ethernet interface configuration
Mengkonfigurasi Serial Interface
Serial interface adalah interface yang seringkali digunakan untuk koneksi ke WAN (Wide Area Network). Koneksi serial membutuhkan clocking untuk sinkronisasi. Dan oleh karena itu, hubungan serial ini harus mempunyai 2 sisi, yaitu DCE (data circuitterminating equipment_ dan DTE (data terminal equipment). DCE menyediakan clocking dan DTE akan mengikuti clock yang diberikan oleh DCE. Kabel DCE mempunyai koneksi female (perempuan), sedangkan kabel DTE mempunyai koneksi male (jantan).
Pada prakteknya, DCE biasanya disediakan oleh service provider yang biasanya adalah merupakan koneksi ke CSU/DSU. Router sendiri biasanya hanyalah berperan sebagai DTE sehingga router tersebut tidak perlu menyediakan clocking.
Walaupun demikian, cisco router juga bisa berperan sebagai DCE yang menyediakan clocking. Fungsi ini biasanya dipakai untuk uji coba router dimana kita bisa menghubungkan 2 buah router back to back sehingga salah satu router harus berfungsi sebagai DCE agar koneksi bisa terjadi.
Lihat kembali gambar network plan. Catat bahwa alamat IP dari 56K koneksi serial adalah 210.16.54.1. Cara mengkonfigurasinya seperti dibawah :
Catatan :
#bandwidth 56 > perintah bandwidth biasanya digunakan dalam testing lab environment
#clock rate 56000 > untuk mengeset DCE rate
Ketikkan perintah #show interface serial0
Sekarang terlihat bahwa line protocol-nya berjalan
Coba juga dengan perintah #show running-config
Sekarang terlihat ip address serial0 dan ethernet0
Membackup konfigurasi ke TFTP server
Gunakan perintah #show interface ethernet0 untuk memastikan LAN ports sedang berjalan dan berfungsi
Lihat gambar network plan, catat bahwa TFTP server mempunyai alamat ip 172.10.0.10
Setelah menentukan alamat ip remote host maka muncul pertanyaan nama file tujuan-nya. Pada contoh diatas nama file-nya : RouternyaFerireza
Jika berhasil akan ditampilkan pesan seperti di atas.
Untuk meload file konfigurasi tadi gunakan perintah #copy tftp running-config
Masukkan alamat host tujuan file berada, ketikkan nama filenya kemudian konfirmasi dengan menekan enter.
Static Routing
Ketik perintah #show ip route
Catat ada 2 koneksi secara langsung yang di tampilkan
Ketikkan#copy run start > untuk meyakinkan konfigurasi kita sudah tersimpan
Perintah “copy run start” adalah bentuk singkatan dari perintah “copy running config startup-config”
Lihat gambar network plan perhatikan bahwa jaringan 192.168.10.0 dan 192.168.50.0 adalah bagian dari WAN tetapi tidak dikenali sebagai router oleh router kita. Kita dapat menambahkan router tersebut dengan cara manual atau menggunakan dynamic routing protocol. Kita akan mencoba keduanya. Pertama kita akan mencoba secara manual (static routing).
Masuk ke mode konfigurasi, ketik #configure t > versi singkatan dari configure terminal. Sebuah perintah pada router tidak harus dituliskan secara lengkap jika perintah tersebut tidak ambigu.
Untuk menambahkan router, kita harus menetapkan jaringan tujuan dan port yang harus digunakan untuk menjangkau remote network. Untuk menjangkau 192.168.10.0 traffic harus melalui port serial 210.16.54.1.
Caranya sebagai berikut :
Ulangi dan masukkan alamat 192.168.10.0
Untuk melihat hasilnya ketik kembali perintah #show ip route
Catat bahwa keduanya rute statis ditunjukkan sebagai tambahan terhadap dua direct router.
Untuk menghapus router static ikuti perintah dibawah
Cek dengan perintah #show ip route
Catat bahwa kedua rute statis kini hilang, dan hanya tinggal directly connected router
Dynamic Routing
Ketik perintah #show ip route
Catat ada 2 koneksi secara langsung yang di tampilkan
Masuk ke config mode #configure terminal atau #configure t
Masukkan perintah #route rip > untuk menjalankan RIP pada router
Setelah RIP dijalankan, kita harus menetapkan masing-masing jaringan di mana router akan mengiklankan routing.
Ketik #network 210.16.54.0
Ketik #network 172.10.0.0
Dynamic routing sekarang sudah dikonfigurasi melalui RIP
Ketik #show ip router
Langkah-langkah Yang sama akan digunakan untuk menetapkan IGRP routing
Masuk ke config mode #configure t
Ketik #no router rip > menghentikan RIP
Ketik #router igrp
Ketik #network 210.16.54.0
Ketik #network 172.10.0.0
Dynamic routing sekarang sudah dikonfigurasi melalui IGRP
Catatan: Untuk menggunakan Dynamic routing dalam suatu jaringan, semua router harus menggunakan metode yang sama ( IGRP atau RIP).
Menguji Konektifitas
Meninjau network plan untuk menguji konektifitas
#ping 172.10.0.1 > untuk menguji konfigurasi Ethernet port.
#ping 172.10.0.10 > untuk menguji konektifitas dengan ServerA.
#ping 172.10.55.20 > untuk menguji kenektifitas dengan HostA.
#ping 210.16.54.1 > untuk menguji konfigutasi Serial port.
#ping 210.16.54.2 > untuk menguji konektifitas ke sebrang serial link.
#ping 192.168.50.1 > untuk menguji port token ring pada Router2.
#ping 192.168.50.8 > untuk menguji konektifitas dengan ServerX.
#ping 192.168.10.1 > untuk menguji Ethernet port pada Router2.
#ping 192.168.10.20 > untuk menguji konektifitas dengan HostZ.
Semuanya sukses melakukan ping
Access List
Kita akan menunjukkan bagaimana cara menciptakan suatu standard IP access list, dan suatu extended IP access list. Tujuannya adalah untuk mencegah HostZ dari mengakses jaringan 172.10.0.0, dan untuk mencegah host pada jaringan 172.10.0.0 mengakses web services di luar subnet mereka. Silahkan lihat gambar network plan-nya
Masuk ke configuration mode
#access-list 3 deny 192.168.50.20 0.0.0.0
# access-list 3 permit any
Sekarang, kita harus menerapkan access listpada alat pendukung yang sesuai
#interface ethernet0
#ip access-group 3 > untuk menerapkan access list pada interface
#exit
#access-list 101 deny ip 172.10.0.0 0.0.255.255 eq 80
Ini menerapkan seatu extended access list untuk tujuan yang kedua
#access-list 101 permit ip any any
Masukan ini diperlukan untuk memastikan bahwa lalu lintas lain tidak ditolak
Sekarang, kita harus menerapkan access list pada interface yang susuai
#interface serial0
#ip access-group 10.
#exit
Untuk melihat access list connection
#show run
Untuk melihat isi dari access list
#show access-list
=======================================================
Sebagian tulisan diambil dari ilmukomputer.com>Alfred Alinazar>Pengantar Cisco Router.
Posted on Juli 12, 2008, in networking and tagged belajar cisco, belajar router, cisco router, network, networking, Router, router simulator, router tutorial, toggit, virtual router. Bookmark the permalink. 40 Komentar.




gak ada komentar tidak brarti tidak ada yg baca.. terimakasih sudah menyediakan waktu dan tenaga untuk tutorial ini..
sama2 mas heri, tiap hari pasi ada yg nyangkut ke sini, mungkin ga pada sempet ngasiih komen.
tutorialnya bagus mas.
saya baru tahu ada simulator ini.
biasanya pakai boson.
thx ya
Sama2
Trimakasih… sangat membantu sekali untuk saya pemula yang ingin belajar, udah coba pake Tracert versi 4.01, mohon bantuan nya… saya tidak mengerti
senpai, ki copas about routernya, coz lagi disuruh buat makalah about router ^^ arigatou ne senpai ^^
silahkan
Mas aku punya router cisco 1700 series. Tapi hanya satu. Mas gimana caranya kita mau merouting beberapa IP dan subnet melalui LAN dengan menggunakan 1 router dan switch????
Aku sudah pernah coba setting tapi ada masalah:
1. Untuk port fa 0.1 dengan IP 10.10.1.1 (misalkan) aku gak bisa ngeping ke port 0.2 dan seterusnya begitu uga sebaliknya.
2.aku g bisa ngeping ke laptop dengan subnet yang berbeda walaupun laptop tersebut sudah aku isi gateawaynya dengan IP router .
Intinya mas aku minta tolong untuk membuat suatu network dengan hanya menggunakan 1 router dan switch tapi bisa menghubungkan beberapa subnet..
Jika ada yang mau membantu bisa email ke asoet77@gmail.coim
Terima kasih
mungkin yang lain ada yang bisa bantu? maaf mas saya baru sebatas nyoba2 simulatornya aja. hehe
Makasih atas ilmunya. . . .
mas angka `3` di access list tua apa ya?
apa ketetapan? atau bebas bikin sendiri?
wew blogna kerenz pak boz sipsipsip
ajarin aia juga ya maz!!
=)))
kerennn ….. bosssssss
bos lo ubah setting half duplex n full duplex lo kedua cisco g sinkron gimana??? ama cara remote cisco
trims
mas ajarin akau dong dari awal,, aku pengen belajar serius
(
sebelumnya maaf ya buat temen2 yang tanya tapi gak saya jawab. bukannya gak mau jawab, tapi saya juga masih awam banget ama cisco, cuman belajar lewat simulator aja. liat fisiknya langsung aja blum tuh. hehe… pengen ngambil sertifikat CNNA juga duitnya gak ada,. hehe.. nunggu kerja dlu x ya. walah ko jadi curhat. hihihi…
@arigendon coba googling aja tentang tutorial cisco, banyak ko. tapi enaknya emang langsung praktek sih. kalo ada duid ikutan mending kursus aja biar tambah afdol. hehe…
artikel yang sangat bermanfaat, terimakasih
utk static routing di router1 seharusnya lewat serial yg terdapat di router 2
router1(config)#ip route 192.168.50.0 255.255.255.0 210.16.54.2
mohon pencerahan jika salah, thx
kang terimakasih nih share ilmunyamau tanya nih register code apa ya….
sama2 kang saepudin,
kalo di software yang berbayar semacam serial number agar software menjadi Full Version, tidak dibatasi lagi fungsinya.
Bagus mas, turtornyaa semoga bermanfaat bagi pembacanya
thanks mas ari
tutorial yg oke, lanjutkan mas…
mas ada gk versi toggit untuk linux.
@mahmud
thanks mas
@ikh
mungkin bisa dicoba pake wine mas
Assalamualikum
hai met kenal
wuis astikelnya bgus bgt
thank wat inspirasinya yow…
thanks for all aku jadi sedikit terbantu
keren bro artikelx, but sayang kurang lengkap!!!!
kenapa disitu gak dikasih modem trus dikasih cara routingx sekalian
trims
sangat membantu, thk’s 4 all
Mas, boleh minta petunjuk nggak…?
ajarin dunk konfigurasi 3 buah router, soalnya kalo 2 buah router saat di ping dia reply, tapi kalo konfigurasinya udah lewat 2 buah router pasti jadinya request time out…..
haddohhhh, pusing mas.
makasih mas feri…
kirim ke email juga nggak apa2 mas…!
mas!!!!
tolong konfigurasi router pake linux redhat9 atau debian woody dong alnya aku butuh sekali nich
maaf mas saya gak bisa bantu. saya belajar cisco cuman dari simulator aja. itu pun masih dasar2nya. belum pernah paraktek secara langsung sama sekali. jadi mohon maaf ya saya gak bisa bantu. karna emang gak bisa. hehehe
bro,nanya dong…
kalo gue nginstal windows 7 ni,
kan entar ada pilih driver tuh,biasanya kan pasti di drive C.
berarti data gue yang di drive D gak ilang kan kalo udah selese nginstall?
wah salah kamar nanya nya. hehehe…
iya kalo pilih yang drive c data yang di drive d dan lainnya gak bakalan ilang
ok, saya suka tutorial anda, dan semangat terus tuk belajar…terimaksasih
terimakasih
wah, ulas juga gimana konfigurasi untuk router wireles biar kita tambah ilmunya, apalagi sekarang udah mulai nih wimex
Mas Ferireza…. thanks untuk postingannya… sangat bermanfaat sekali untuk latihan saya… mudah2an berguna juga buat semua yang mampir…
sama2 mas, amiin
thank’s gan… hehe… kirim2x yah tutorialnya…
Nice inpoooh gan,,,,,
berguna banget nih bagi yg kaga punya biaya buat beli Cisco-nya langsung,,,haha
pandangan pertama langsung suka… hihiihhi…terimakasih banyak mas farieza… semoga semangat teruus postingan yg bermanfaat….btw klo ada tutorial cisco mau doung mas dikirim ke bellic_17@yahoo.com